JUARA I 2009 ALL CENTRAL JAVA SOFTWARE DEVELOPMENT COMPETITION-JAMBORE TEKNOLOGI JATENG 2009

Alhamdulillahirobbilalamin…

Sujud syukur tak lupa aku panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas karunianya sehingga aq mampu meraih juara I dalam Lomba Pengembangan Perangkat Lunak tingkat Umum pada tanggal 17 Juli 2009 yang merupakan salah satu event dalam JAMBORE TEKNOLOGI JAWA TENGAH 2009 oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga Jawa Tengah.

Setelah menyisihkan 5 finalis, akhirnya dewan juri menetapkan bahwa timku yang beranggotakan Aku (Ketua), Khadijah (Anggota), dan Nani (Anggota) berhasil meraih posisi tersebut dan menyabet hadiah sebesar Rp. 6.000.000,- (potong pajak). Sekali lagi alhamdulillah ya Allah..

Adapun rekanku yang bernama Muh. Abdur Rohman dari prodi ilmu komputer juga berhasil menduduki posisi ke-III, dan mba Ayu PAP dari 2004 juga meraih juara-III. Wah kok undip semua yang menang ya..??

Mengenai hal tersebut, dewan juri yang diketuai oleh Bp. Aris Puji Widodo telah memberikan statement bahwasanya ke-3 juara tersebut memang “deserve” dibanding peserta lain karena memenuhi kriteria2 yang ditetapkan untuk komponen penjurian, diantaranya yaitu :

  1. Ketepatan dengan tema “membangun potensi daerah dengan pemanfaatan teknologi informasi”,
  2. Fungsionalitas Program dan eksplorasi fitur-fitur, dan
  3. Kelengkapan dokumentasi pengembangan perangkat lunak sesuai requirement lomba.

Adapun dewan juri yang lain berasal dari teknik elektro UNDIP dan UNISBANK. Ketiga juri yang berkompeten tersebut memang sudah malang melintang di dunia ICT development. Pak Aris sendiri adalah dosen ilmu komputer undip yang proyek aplikasinya sudah berjibun, sedangkan pak juri yang dari teknik elektro itu terakhir saya mengenal beliau waktu mengikuti seminar KPU di Teknik di mana bpk tersebut mjd pembicara dan saya sebagai peserta “yang cukup vokal” waktu itu.

Perangkat lunak yang dikembangkan kelompok kami berjudul COMPOS yaitu singkatan dari COMputerized POSyandu. Perangkat lunak web based tersebut ditulis dengan menggunakan bahasa PHP dan MySQL (DBMS) dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sistem informasi POSYANDU konvensional saat ini. Ada 4 fitur utama yang kami tawarkan, yaitu :

  1. Registrasi (untuk ibu dan anak peserta POSYANDU)
  2. Kartu Menuju Sehat (KMS)
  3. Pemeriksaan Kesehatan Anak
  4. Informasi Kehamilan dan KB

Kelebihan produk COMPOS adalah :

  • Open source
  • Murah
  • Kemudahan Pengoperasian/navigasi
  • Disain antar muka komunikatif
  • Arsitektur sistem tepat guna (web based & LAN)
  • Dapat dilakukan share data antar petugas posyandu
  • Siap diintegrasikan & dikembangkan dengan mudah
  • Segmen pengguna potensial

Berikut screenshot dari COMPOS :

COMPOS

COMPOS

Bagi yang berminat dengan produk ini, silahkan hubungi Anita di 024-33155731 untuk penawaran menarik.

Comments (7) »

Wawancara dengan Suara Merdeka

Pagi ini sekitar jam 10.00 am aq ditelpon oleh sesorang dari harian SUARA MERDEKA, namanya mas Dela. Katanya mau minta janjian buat wawancara terkait liputan MAWAPRES UNDIP. Aku segera ingat bahwa beberapa waktu lalu aq pernah dihubungi Pak Pembantu Rektor III UNDIP, Bp. Sukinta, bahwa mawapres undip akan diwawancara oleh harian lokal, namun belum disebutkan nama surat kabarnya.

Setelah mempertimbangkan waktu, akhirnya aq dan mas Dela sepakat untuk bertemu jam 1.00 siang di Gd. Dekanat Lt.1 FMIPA UNDIP. Krn mas Dela minta sejumlah foto, maka aq mengusulkan untuk berfoto bersama Bu Dekan (Bu Rum Hastuti) dan Pak Pembantu Dekan III (Pak Seno) yang sangat antusias dengan ide tersebut.

Jam 11 aq sudah stanby di kampus, hari ini sebenarnya aku punya misi yaitu “Menyampaikan Surat Undangan Seminar TA 1” kepada Pak Priyo dan Pak Satriyo (selaku Dosbing TA). Setelah “Misson Accomplished”, sambil nunggu jam 1.00 aku putuskan untuk nongkrong ngenet di Leb E. Tak dinyana2 internetnya lemot sehingga aq jadi ilfil..ya sudah akhirnya kuputuskan untuk turun ke kantin buat makan siang dulu. Kulirik arloji hello kitty-q :”jam 1.00” yah cukup buat makan n solat dhuhur di masjid MIPA. Dalam perjalanan ke kantin e.. ada SMS masuk, dari mas Dela: “Mba, saya tiba di kampus MIPA jam setgah 2 –an yak..krn ada liputan dulu..”

OK deh, kebetulan..akhirnya pas aq slesai sholat, mas Dela uda stanby di Lt.1 dan segera terjadilah perkenalan diikuti wawancara yg berlangsung sekitar 30 menit itu. Pertanyaannya seputar profil pribadi, bagaimana bisa jadi mawapres undip 2009, aktivitas kampus, dan saran2 untuk mawapres yg akan datang.

Untuk pertanyaan terakhir itu, aku menjelaskan bahwa untuk menjadi mawapres undip 2009 yang jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh (looping pake “for” dari i=1 sampe N, N=tidak terinisialisasi) lebih baik dari diriku in, harus melibatkan 2 elemen yakni individu dan sistem. Artinya, menjadi mawapres yg betul2 kompetitif, handal, berbobot untuk menghadapi kompetitor lain di seluruh negeri tidak cukup hanya mengandalkan inisiatif, semangat, dan dana pribadi, tetapi juga adanya sistem yg mampu memfasilitasi, yg melakukan pengkaderan mawapres sejak dini, serta manajemen seleksi yang lebih baik. Bukan berarti penyelenggraan seleksi  tahun ini tidak baik, saya menilai tahun ini MIPA sudah membuat kemajuan yg signifikan di dalam penyelenggaraan seleksi MAWAPRES FMIPA dengan mengikutsertakan 24 peserta dari perwakilan prodi..namun yg masih kurang adalah manajemen waktu untuk pemberian apresiasi (penyerahan penghargaan) berbentuk fisik. Padahal di UDINUS misalnya penyerahan piagam mawapres sudah diberikan sekitar bulan Mei lalu. Dalam kesempatan berfoto yang dilaksanakan seusai wawancara, saya berkesempatan menyampaian pertanyaan saya terkait penyerahan penghargaan tersebut.

Setelah saya konfirmasi ke Bu Dekan, ternyata untuk menyerahkan penghargaan tersebut masih menunggu moment yg tepat, rencananya akan dilaksanakan saat DIES NATALIS MIPA bulan oktober 2009 nanti (keburu lulus). Bu Dekan berjanji akan mempertimbangkan waktu dan mencari momen untuk penyerahan tersebut.

Akhirnya jam 2.30 PM semuanya selesai, dan aq kembali pulang hanyut dalam pekerjaanq menyelesaikan tugas E_Commerce..

Thanks to Mas Dela uda di wawancara, kepada Bu Dekan dan Pak Seno atas waktunya..terima kasih ya Allah! Oia rencana liputan ini akan dipublish di Suara Merdeka hari Sabtu (minggu ini)

..he2..seumur2 baru pertama masuk koran euy..semoga moment ini tidak menjadikan aq  lebay kaya manohara.

Comments (1) »

Membuat Website E-Commerce tanpa CMS

Saat ini berbisnis di dunia maya memang menarik. Selain karena modal yang dikeluarkan lebih murah, berbisnis di internet mampu memberikan cakupan konsumen yang luas. Salah satu bentuk e-bizz adalah e-commerce, yang bisa disebut perdagangan online.

e-commerce bisa berupa webiste yg menawarkan iklan-iklan saja atau website yg secara khusus menyediakan sistem display barang dan transaksinya.

Website e-commerce (WECOM) dapat dibangun dengan menggunakan CMS gratis yang banyak tersedia di internet, seperti Opencart, Joomla dengan VirtueMart-nya, dsb. Terlepas dari segala kompleksitas yang ditawarkan, secara umum masing-masing CMS tersebut menawarkan performa yang memenuhi fungsi-fungsi utama berikut:

  1. Sistem Display Barang
  2. Sistem Pengolah Transaksi
  3. Sistem Keanggotaan

Pada tulisan ini penulis bermaksud membuat WECOM secara manual (tanpa CMS). Tujuannya adalah untuk menghasilkan sebuah WECOM yang ringan (yang sesuai kebutuhan) dengan mengetengahkan poin-poin berikut:

ü   Simple in Layout, Rich of Information

Artinya menggunakan layout yang tidak terlalu kompleks untuk menjamin ketersediaan informasi yang relevan kepada konsumen. Ditandari dengan adanya menu review produk dan berita terkini. Menu ini dirancang sedemikian sehingga tampilan website tetap simple namun kaya informasi.

ü   Kemudahan Navigasi

Memberikan navigasi yang mudah kepada konsumen baik pada saat browsing produk/jasa, searching produk, maupun melakukan transaksi.

ü   Tampilan produk yang menarik

ditandai dengan antar muka yang berbasis grafis/icon dan tata letak yang menarik

Selain itu dengan membuat sendiri website e-commerce ini, mahasiswa ilmu komputer dapat melatih algoritma pemrogramannya, serta memantapkan skill internet programmingya.

Untuk membuat WECOM ini kita memerlukan modul-modul berikut:

NO.

Modul

Deskripsi

1.

Template

Berisi:

1). Template layout (.html)

2). Template Menu (.html)

3). Folder CSS

4). Folder JavaScript

2.

Action

Berisi:

1). File-file aksi atau proses (.php)

2). Folder Function

File-file function (.php)

3.

Basis Data

Berisi:

File- file SQL (.sql)

artikel ini bersambung ke bag.2

NO.

Modul

Deskripsi

1.

Template

Berisi:

1). Template layout (.html)

2). Template Menu (.html)

3). Folder CSS

4). Folder JavaScript

2.

Action

Berisi:

1). File-file aksi atau proses (.php)

2). Folder Function

File-file function (.php)

3.

Basis Data

Berisi:

File- file SQL (.sql)

Comments (2) »

OASIS sebagai “Template” Sistem Informasi Penerimaan Beasiswa

OASIS (Online Admission Scholarship Information System) adalah suatu Platform yang tersusun dari sejumlah modul atara lain modul Mahasiswa, Pendaftaran, dan Admin dan di dalamnya tertanam sebuah DSS (Decision Support System) Pemenang Beasiswa.

Istilah OASIS ini pertama kali penulis kenalkan pada saat mengikiti kompetisi MAWAPRES FMIPA UNDIP 2009 pada bulan Maret 2009, yg kemudian berkembang menjadi OASIS-BU. Dengan menggunakan bahasa PHP yg open source OASIS dapat dikembangkan secara modular dan terstruktur.

Saat ini saya sedang mengarahkan OASIS ini untuk menjadi semacam CMS (Content Management System)  dwibahasa (Indonesia dan Inggris) yg sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan. Oleh karena itu saya mencari sponsor, dalam hal ini Diknas untuk mewujudkan ide saya tersebut.

Comments (2) »

OASIS Beasiswa Unggulan

Untuk tugas akhir (TA) ini, saya bekerja sama dengan Diknas akan membuat Sistem Informasi Penerimaan Beasiswa Unggulan Online atau dalam bahasa inggrisnya disebut OASIS (Online Admission Scholarship Information System).

Secara umum, OASIS-BU mampu mengakomodasi sistem penerimaan dari pembuatan account anggota hingga reporting untuk Admin dan User. Proyek in dibimbing khusus oleh Bp. Abe Susanto selaku Koordinator Beasiswa Unggulan Diknas (sebagai pembimbing ke-3).

OASIS-BU akan diimplementasikan secara Frameworked Internet Programming menggunakan PHP dan MySQL. Pelaksanaan proyek ini adalah mulai dari Februari s.d Agustus 2009. Harapannya pada bulan Agustus saya sudah melaksanakan Sidang TA2 atau Sidang Skripsi.

Comments (1) »

Jadi Pembicara di Launching “English Club” RIC

Hari Minggu tgl 7 Juni 2009 kemarin aq diundang sbg pembicara di acara Launching English Club-nya RIC (Research Incubator Center) yg bertempat di Gd. E101 Mipa UNDIP.

Di sana selain bertemu dengan peserta dari fakultas, aq jg bertemu Bu Tini selaku Kabag Kemahasiswaan yg sangat senang menyambutq.

Materi yg aq bawakan seputar pentingnya bahasa inggris untuk mahasiswa, dan karena tema acara yg kubawakan adalah “Sharing with MAWAPRES UNDIP 2009”, maka aq juga bercerita bgmna bhs inggris turut andil mengantarkan aq menduduki posisi tersebut. Setelah menyampaikan materi, dibukalah sesi tanya jawab yg dipandu oleh Andi Setyawan dari Insel.

Setelah Sesi Sharing tersebut, ternyata ada demo “Debate” yang dibawakan oleh 2 tim yg telah dipersiapkan sebelumnya. Tak disangka, aq diminta jadi adjudicator pada lomba tersebut. Adapun motion-nya adalah “EC will come to MIPA”.

Secara umum aq menilai bhw kemampuan verbal kedua tim sudah cukup bagus, keduanya telah dapat mengikuti alur debat dengan baik. Cuma argumen yg diberikan kadang kurang diberikan oleh tim negative. Hal ini juga terkait dengan “posisi” yang melemahkan mereka^__^ (posisinya tidak menguntungkan). However, sesi debat berjalan dengan lancar, dan aq mampu bertindak sebagi “juri dadakan” yg cukup sukses (Mengingat untuk menjadi seorang juri/adju diperlukan pendidikan/latihan khusus sebelumya, dan padaundangan tidak ada permohonan juga untuk menjadi Adju..).

Dengan adanya demo debat di atas, diharapkan peserta menjadi semakin tertarik untuk bergabung dengan EC-RIC.

Acara ini dibawakan dari awal hingga akhir dengan menggunakan bahasa inggris, dengan tujuan agar seluruh peserta dapat berlatih mengungkapkan ide-idenya dalam bahasa tersebut.

Pada akhir sesi, sebagi pembicara tak lupa aq memberikan motivasi kepada seluruh peserta, khususnya adik2 angkatan 2008 agar tidak pantang menyerah dalam meraih prestasi, dan teruslah mengasah kemampuan berbahasa inggris, yg salah satunya dapat ditempuh dengan bergabung pada english club RIC ini.

Leave a comment »

Seminar Property (terbatas juga)

Jumat tanggal 12 Juni 2009 aq ikut seminar terbatas ttg Property,

Jam 7.15 pm aq bertiga dg kakak dan tmnq meluncur ke kawasan Marina Mutiara. sampai di sana kami disambut manis oleh mbak recepsionist yg lgsung mempersilahkan kami memasuki ruang seminar yg ternyata berkapasitas maksimal 12 orang itu. Lebih mirip ruang les privat malah.

Pembicaranya Pak Gustave agak gembul yg piawai membawakan materi shg peserta menjadi antusias dengan brg dagangan yg ia tawarkan. Ya, Pak Gustave menawarkan HORE! yaitu High Opportunity Real Estate yg bergerak di bidang pemasaran properti. Acara yg berlangsung dari pukul 7.00 s.d 9.00 pm itu memberikan gambaran ttg dunia properti dan prospeknya yg menggiurkan, output dari seminar terbatas ini adalah promo seminar properti pada tgl 5 Juli 2009 dan kesempatan keanggotaan dg biaya 500.000 only.

Dengan melihat sistem kenaggotaan dan afiliasinya yg beda dengan broker property lain seperti ERA, L.J Hooker, dll sepertinya peserta ada yg tertarik. Kuakui, aq juga tertarik tapi kemudian aq ingat, nhwa aq punya core-comptence sendiri di bidag IT, dan aq ingin fokus di bidang itu saja. Jika aq nyambi sbg agen properti tsb, bisa jadi menyita waktuq. Mengingat untuk mnjadi agen yg sukse harus berani dan aktif. Jadi, aq putuskan untuk tidak bergabung..he3..

jika teman2 ada yg bermnat bisa kunjungi webnya, cari aja di mbah Google, ketik kata HORE property..selamat mencoba!

Comments (1) »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.